Mendagri: Malaka Ikut Pilkada Belu

Atambua - Polemik tentang ikut atau tidaknya warga dari daerah otonomi baru (DOB) Malaka dalam pemilu kada Belu tahun 2013 terjawab sudah. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi telah menegaskan bahwa Warga Malaka masih tetap mengikuti pilkada Belu karena Malaka masih berstatus transisi hingga tahun 2015.
Usai melantik Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di Aula sidang utama DPRD NTT, Selasa (16/7/2013) siang, Mendagri menegaskan bahwa sesuai aturan, pemerintahan di Malaka masih transisi dan baru dikatakan defenitif setelah ada bupati dan wakil bupati yang terpilih langsung pada pemilu kada 2015 mendatang.
"Ini jangan dilihat dari perspektif politik, tolong dilihat dari perspektif pemerintahan. Di dalam aturannya, inikan saat transisi. Nanti dia (Malaka,red) defenitif dengan bupati baru Malaka itu tahun 2015. Jadi sampai tahun 2015, walaupun ada pjs (penjabat bupati Malaka,red) sekarang, namanya tetap transisi," jelasnya.
Karena stasusnya masih transisi, lanjut Mendagri, diputuskan agar Malaka tetap ikut pemilu kada Belu. "Karena itu KPU sudah memutuskan untuk ini masih masuk dalam itu. Nanti DPRD adalah hasil pemilu nanti baru dibagi di situ dan bupatinya dipilih setelah DPRDnya terisi tahun 2015. Karena itu, dalam pemilihan sekarang (pilkada Belu, red), memang masih harus digabungkan (Malaka gabung ke Belu)" urainya.
Ditanya mengapa Malaka masih transisi padahal sudah ada undang-undang (UU) pembentukannya yakni UU nomor 3 tahun 2013, Mendagri mengatakan, "Semuanya seperti itu. Jadi dari 19 DOB, 15nya (DOB) begitu semua. Karena UU mengatakan seperti itu. Bahkan tahun depan (2014,red), kalau UU 32 tentang pemerintahan daerah ini selesai kita revisi, rencana kita menjadi tiga tahun transisi," jelas Mendagri.
Terkait dengan sikap Bupati Belu, Joacim Lopes yang selama ini tetap menolak Malaka Ikut Pilkada Belu, Mendagri mengatakan akan diberi penjelasan oleh KPU dan Gubernur NTT.
"Nanti kita kita dialogkanlah. Mungkin perlu penjelasan dari gubernur dan dari KPU sendiri. Kita dialogkan baik-baik," pungkasnya.

Sumber: kupang.tribunnews.com